Haru dan Penuh Makna, SMPN 1 Sematu Jaya Lepas 61 Siswa Kelas IX Angkatan ke-31


Sematu Jaya, 26 Mei 2026 — SMPN 1 Sematu Jaya menggelar acara Pelepasan dan Perpisahan Siswa Kelas IX Angkatan ke-31 Tahun Pelajaran 2025/2026 di halaman sekolah pada Selasa (26/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dengan suasana penuh haru, hangat, dan kebersamaan.

Mengusung tema “Terus Belajar dan Berkarya, Kejar Impianmu, Menyongsong Masa Depan yang Cemerlang,” acara ini menjadi momentum istimewa sekaligus sakral bagi 61 siswa kelas IX yang terdiri atas 33 siswa putra dan 28 siswa putri, setelah menuntaskan masa belajar mereka di bangku SMP.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Sematu Jaya (Purwanto, MAP), Sugiono, SE, MAP selaku Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lamandau, Muliatie, M.Pd (Kepala KWKBP Sematu Jaya), Helon Purnadi, M.Pd (Pengawas SMP), Kepala SD/MIN, SMP, dan SMA se-Kecamatan Sematu Jaya, dewan guru, orang tua/wali siswa, alumni, serta seluruh siswa kelas IX. 

Acara diawali dengan penampilan seni dan budaya dari siswa-siswi SMPN 1 Sematu Jaya yang sebelumnya mengikuti ajang FLS3N tingkat Kabupaten Lamandau, seperti tarian daerah dari Sanggar Telawang, pantomim bertema lingkungan, hingga penampilan vokal solo dari Marissa (siswa kelas 8B), juara 1 FLS3N 2026 cabang menyanyi solo. 

Suasana semakin meriah saat parade siswa-siswi kelas IX bersama wali kelas memasuki ruangan acara. Dengan balutan kebaya dan batik, para siswa tampil penuh percaya diri sekaligus membawa nuansa haru perpisahan. Dalam narasi pembuka acara, MC menyampaikan bahwa tiga tahun perjalanan di SMP menjadi proses penuh cerita dan pertumbuhan bagi para siswa. Dalam parade tersebut juga dibacakan nama dan cita-cita mereka, yang kian menambah meriahnya suasana, khususnya bagi mereka yang memiliki cita-cita yang unik dan lucu.

Ketua panitia, Tantri Priliani, A.Md.Keb, dalam laporan sekaligus sambutannya mewakili orang tua/wali murid menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut. Mewakili orang tua / wali siswa, ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah mendidik dan membimbing putra/putri mereka selama bersekolah. Ia menilai pelepasan siswa bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk penghargaan atas perjalanan dan perjuangan siswa selama menempuh pendidikan di SMPN 1 Sematu Jaya. 

Dalam sambutannya, Kepala SMPN 1 Sematu Jaya menegaskan bahwa momen pelepasan bukan berarti kehilangan, melainkan bentuk kepercayaan sekolah kepada para siswa untuk melanjutkan perjalanan pendidikan mereka. 
“Melepas bukan berarti kehilangan. Melepas adalah cara kita mengatakan: kami percaya kalian siap,” ungkapnya di hadapan seluruh tamu undangan. 
Ia juga memberikan pesan kuat kepada seluruh siswa agar tidak berhenti sekolah setelah lulus SMP.
“Jangan berhenti di sini. Jangan pernah berpikir bahwa setelah lulus SMP maka perjuangan selesai. Justru inilah awal perjalanan kalian yang sesungguhnya,” pesannya. 

Selain itu, pihak sekolah mengajak seluruh orang tua untuk terus mendukung pendidikan anak-anak mereka agar mampu bersaing di masa depan.
“Hari ini dunia semakin maju dan penuh tantangan. Anak-anak kita membutuhkan pendidikan, keterampilan, dan karakter yang kuat agar mampu bersaing di masa depan,” tambahnya. 

Secara khusus, Kepala Sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dewan guru, khususnya juga kepada wali kelas IX, yakni Ridwan, S.Pd selaku wali kelas IXA, Lisna Haviani, S.Pd wali kelas IXB, dan Supadmi, S.Pd wali kelas IXC atas dedikasi dan bimbingan mereka selama mengajar dan mendampingi siswa angkatan ke-31 ini. 

Sementara itu, Sugiono, SE, MAP dalam sambutannya, yang beliau kemas secara unik dengan memanggil beberapa perwakilan siswa kedepan panggung dalam bentuk percakapan reflektif, beliau memberikan motivasi kepada siswa dan siswi terhadap apa yang mereka cita-citakan, secara khusus bagi siswa yang bercita-cita sebagai guru, serta pesan yang menyentuh untuk selalu menjaga adab dan menghormati orang tua. 
“Kepintaran secara akademis, bukan yang utama, tapi adab dan karakter yang baik itu jauh lebih penting dan harus ditunjukkan,” ujarnya.

Prosesi inti pelepasan berlangsung penuh makna saat Kepala Sekolah secara simbolis melepas atribut sekolah siswa kelas IX (topi dan dasi) yang diwakili oleh siswa, yaitu Septi (9C) dan Jhonatan Revano Imanuel Siagian (9B), serta penyerahan kembali siswa dari pihak sekolah kepada orang tua yang diwakili oleh Ketua Panitia acara pelepasan.

Salah satu momen paling mengharukan terjadi saat lagu “Doa Seorang Anak” dibawakan oleh Glory Voice, Grace, serta si kembar Ivana dan Ivani. Dalam suasana penuh emosional, siswa-siswi kelas IX memberikan pelukan hangat dan ucapan terima kasih kepada orang tua dan guru mereka. Isak tangis pun pecah saat lagu “Terima Kasih Guruku” berkumandang, dilanjutkan dengan penyerahan Bunga dari siswa kepada orang tua dan para guru. Kebanyakan siswa tak kuasa menahan air mata saat memeluk erat guru-guru yang telah mendidik mereka dengan sabar.

“Kepada Bapak dan Ibu Guru, terima kasih sudah menjadi orang yang sabar di dalam kelas. Anak-anak ini mungkin tidak selalu menunjukkannya. Tapi di suatu hari nanti, mereka akan menyadari betapa besar pengaruh seorang guru dalam hidup mereka,” demikian narasi yang dibacakan MC dalam prosesi tersebut. 

Acara kemudian ditutup dengan penampilan hiburan dari Glory Voice yang membawakan lagu-lagu bertema perpisahan dan persahabatan, penampilan Dance, Jaranan, dan lagu-lagu. Melalui momentum ini, angkatan ke-31 SMPN 1 Sematu Jaya resmi dilepas untuk mengukir cerita baru di jenjang pendidikan berikutnya. (Tim Web SMPN 1 Sematu Jaya)